ARTIKEL TERBARU

Harapan The Ganers untuk Teluk Jakarta
2018-01-25

Sibuknya dunia perkuliahan dan euforia pergaulan remaja masa kini, tampaknya lekat dengan kehidupan para mahasiswa kebanyakan. Namun, hal tersebut tak menjadikan salah seorang pemuda melupakan kewajibannya untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi bangsa.

Adalah Idham Aulia, seorang pemuda yang mencetuskan sebuah inovasi kapal pembersih sampah untuk Teluk Jakarta. Berangkat dari keprihatinan atas tercemarnya keindahan Teluk Jakarta oleh sampah, ia mencoba turut memberikan solusi sampah mulai dari sana.

Maka tak ragu, tahun 2014 PT Astra International Tbk menghargai upaya Idham dengan memberikan apresiasi SATU Indonesia Awards (SIA) untuk kategori teknologi.

Kehidupannya sebagai mahasiswa di Intitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuat Idham dan kawan-kawan tak ingin sekadar menimba ilmu. Ia berusaha menerapkan dengan menciptakan The Garbage Cleaners Ship (The Ganers), yakni inovasi kapal pembersih sampah dengan sistem lambung tiga. Kapal ini mulanya digunakan untuk mengangkut sampah-sampah di Teluk Jakarta.

Solusi alternatif yang ditawarkan Idham dan tim dalam mengatasi masalah sampah laut, khususnya di wilayah Teluk Jakarta Utara membuatnya menjadi satu-satunya penerima SIA 2014 yang berstatus mahasiswa kala itu. Tak hanya karena tujuan mulianya, tetapi desain dan model kapal pembersih sampah laut ini memiliki kelebihan yaitu efektif, efisien, dan ekonomis.

Setelah menerima apresias SIA 2014, Idham terus mencari dukungan dari berbagai sektor seperti pemerintah daerah. Namun, usahanya belum membuahkan hasil.

Selain itu, kesibukan anggota tim masing-masing juga menjadi sebab ia sempat terhenti dalam mewujudkan proyek lanjutan dari kapal pembersih yang desainnya mengacu dari Kapal Timaran tersebut.

Hingga pada akhir tahun lalu, Idham tak putus asa, ia sempat bergabung untuk belajar dengan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) binaan United Nations Development Program (UNDP) di Makassar. Dalam hal ini, Idham mempelajari tentang alternatif transportasi publik bernama Pasikola. Bentuknya adalah sebuah mobil antar-jemput sekolah berbasis aplikasi.

“Mobil ini mengambil konsep mobil angkutan umum biasa yang dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga memiliki fitur seperti aplikasi tracking, rak buku dalam mobil, galon dalam mobil, dan beberapa fitur lain. Hal itu demi menjamin layanan yang aman bagi siswa, dan orang tua murid juga percaya terhadap program ini,” ujarnya pemuda yang ingin terus berdedikasi untuk lingkungan sosialnya, melalui berbagai cara ini.

Hingga saat ini, ia telah melepas status mahasiswa dan bekerja di sebuah perusahaan, tetapi ia masih berjuang untuk mewujudkan kapal pembersih yang diciptakannya bersama tim. Ia menyatakan, bahwa yang penting kapal pembersih ini harus benar-benar terealisasi dahulu.

“Sebenarnya sudah ada rancangannya, ada teknologi daur ulang sampah yang diangkut dari teluk tersebut yang bisa didaur ulang menjadi energi untuk kapal itu sendiri. Jadi tidak sekadar mengangkut sampah dari laut ke darat tetapi juga mendaur ulang,” paranya penuh harap.

Harapannya, ada pihak-pihak yang mau untuk diajak berkontribusi lebih lanjut untuk membantunya merealisasikan kapal pembersih untuk mengentaskan permasalahan sampah di laut ini. Sempat ia dibimbing oleh sebuah pihak, tetapi bimbingannya baru dari sisi sociopreneur saja, sedangkan ia pun masih memerlukan kontribusi dari berbagai pihak dari aspek lainnya untuk merealisasikan kapal tersebut. 


Artikel Terkait
Astra Kunjungi Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2012
Menurut Pipit, satu dari 9.000 anggota Perpustakaan Anak Bangsa, dirinya suka membaca buku di Perpus...
Baca Selengkapnya
Partisipasi Grup Astra bersama TNI
BANDUNG : PT Astra International Tbk pada hari ini (2/4) kembali ikut berpartisipasi dalam program T...
Baca Selengkapnya
Pencarian Pemuda-pemudi Penggerak Kemajuan Bangsa, dimulai!
JAKARTA: Pencarian pemuda-pemudi penggerak kemajuan bangsa melalui Semangat Astra Terpadu Untuk (SAT...
Baca Selengkapnya
Emil Salim: Pemuda Merauke Harus Mampu Menciptakan Perubahan
MERAUKE: Pemuda Merauke harus mampu jadi agen perubahan Indonesia yang dimulai dari kampong halamann...
Baca Selengkapnya
IKUTI KAMI
Pastikan Anda selalu terhubung dengan media
sosial kami. #SATUIndonesia