. SATU Indonesia | Tim Juri 2010
Saatnya membangun kembali semangat
kebangsaan dan persatuan kita demi
kemajuan Indonesia
Tim Juri 2010

2010 | 2011 | 2012

Kusmayanto Kadiman

Pak KK, begitu dia akrab dipanggil, adalah Menteri Negara Riset dan Teknologi pada Kabinet Indonesia Bersatu I (2004-2009). Doktor dalam bidang Systems Engineering dari Australian National University ini juga  menjadi Rektor Institut Teknologi Bandung pada 2001-2004. 

 "Award ini adalah upaya yang luar biasa. Semakin yakin saya orang-orang baik ada banyak di sekitar kita. Namun, orang-orang baik ini masih seperti lidi-lidi yang berserakan. Belum menjadi sebuah sapu yang mampu memberikan efek atau dampak positif secara nasional."
 

 
M.S. Sembiring
 
Sebagai mantan Equities Trading, Research and Development Director dari Bursa Efek Indonesia,  M.S. Sembiring berpengalaman lebih dari 16 tahun di bidang keuangan, perbankan, dan pasar modal. 
 
Saat ini Sembiring menjabat sebagai Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI, lembaga independen yang mempromosikan kegiatan konservasi dan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan di Indonesia.
 
"Kerap muncul anggapan bahwa anak muda sekarang lebih banyak menuntut ketimbang memberi, lebih banyak mengeluh daripada berbuat. Tapi, lihatlah anak-anak muda yang kita pilih. Mereka membuat kita optimis bahwa masa depan, Indonesia yang lebih baik, masih ada," katanya.
 

 
Tri Mumpuni
 
Presiden Amerika Barack Obama, dalam Presidential Summit on Entrepreneurship di Washington, 2009, memuji Tri Mumpuni.  Kiprahnya dalam membantu masyarakat pedesaan di Indonesia memang fenomenal. 
 
Tokoh Pilihan Majalah TEMPO tahun 2006 ini giat menebar terang di puluhan desa di berbagai pelosok Indonesia melalui program pengembangan listrik tenaga mikrohidro. Tri Mumpuni saat ini adalah Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan.
 
"Harapan saya, SATU Indonesia Awards menjadi langkah kecil yang  berdampak besar di masa depan. Untuk meraih yang besar diperlukan langkah-langkah kecil yang konsisten, dikerjakan  sepenuh hati, penuh keseriusan dan cintai. Dengan begitu, akan ada perubahan yang signifikan untuk Indonesia yang lebih baik."
 

 
Sri Malela Mahargasarie
 
Sri Malela adalah mantan Pemimpin Redaksi Koran Tempo. Saat ini dia menempati posisi sebagai Kepala Disain Korporat, bertugas menggawangi keseluruhan tampilan visual Grup Tempo. Lulusan Seni Rupa Institut Teknoligi Bandung ini juga tercatat sebagai Wakil Direktur Produksi dan Direktur Produksi Temprint, anak usaha percetakan Grup Tempo Inti Media.
 
"Ini  sebuah arena di mana kita bisa melihat Indonesia secara lebih positif. Kita melihat pemuda-pemudi Indonesia yang berbuat baik untuk masyarakat. 
 
Award ini juga berarti penghargaan kami, generasi yang lebih tua, kepada generasi muda. Penghargaan pada apa yang mereka lakukan. Agar tumbuh kreativitas dan percaya diri pada bangsa secara menyeluruh." kata Malela.
 

 
Yulian Warman
 
Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat, 47 tahun yang lalu ini adalah lulusan Jurusan Teknologi Industri Pertanian Intitut Pertanian Bogor (IPB). 
 
Berpengalaman sebagai Redaktur Pasar Modal di harian Bisnis Indonesia, sekarang Yulian Warman menjabat sebagai General Manager Relations Division PT Astra International Tbk.
 
"Yang kita harapkan adalah munculnya orang-orang muda terpilih, yang tidak hanya memikirkan diri sendiri tapi juga memikirkan dan memberi manfaat kepada masyarakat sekitar."
 

 
M. Riza Deliansyah
 
Lahir di Medan pada 24 Januari 1969, dia juga pernah menjabat sebagai SHE Deputy Divison Head PT Pamapersada Nusantara Tbk.
 
“Award ini bertujuan memberikan inspirasi kepada siapa pun dan di bidang apa pun. Setiap orang sebenarnya  punya kesempatan berpartisipasi, namun tidak semua orang mau melakukannya. Karena itulah mereka yang telah  berpartisipasi, berkontribusi pada masyarakat,  layak diberikan penghargaan. Harapan kami, mereka yang masih ragu-ragu menjadi tergerak untuk segera berbuat yang terbaik.” 
 
Lulusan Teknik Lingkungan di Institut Teknologi Bandung, sejak 2007, ini menjabat sebagai Head of Environment & Social Responsibility Division PT Astra International Tbk.
 

 
David Budiono
 
Sejak 2008, David Budiono menjabat sebagai HC Services & Support Division Head  PT Astra International Tbk. Alumnus Teknik Industri di Universitas Taruma Negara ini mempunyai beragam pengalaman kerja seperti Human Resource Division Astra Honda Motor dan Corporate Planning Federal Motor.            
 
“Bangsa ini bisa bersatu juga karena anak muda, seperti yang kita ingat pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Anak muda adalah tulang punggung bangsa dan negara. Kami mengajak anak muda meneladani semangat tahun 1928 itu. Agar  mereka mempunyai satu tujuan dan misi untuk menyatukan kembali bangsa kita.”

 



Share